<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Just Be Better &#187; PARPOL</title>
	<atom:link href="http://wayan.web.id/tag/parpol/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wayan.web.id</link>
	<description>SEO and Blogging</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 18:36:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Siapa Cawapres pilihan SBY&#8230;.??</title>
		<link>http://wayan.web.id/siapa-cawapres-pilihan-sby.html</link>
		<comments>http://wayan.web.id/siapa-cawapres-pilihan-sby.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 20:58:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wayan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[aja]]></category>
		<category><![CDATA[capres]]></category>
		<category><![CDATA[cawapres]]></category>
		<category><![CDATA[Golkar]]></category>
		<category><![CDATA[Hidayat Nur Wahid]]></category>
		<category><![CDATA[hidayat nur wahid ketua mpr]]></category>
		<category><![CDATA[lol]]></category>
		<category><![CDATA[menko kesra]]></category>
		<category><![CDATA[PAN]]></category>
		<category><![CDATA[PARPOL]]></category>
		<category><![CDATA[partai]]></category>
		<category><![CDATA[partai amanat nasional]]></category>
		<category><![CDATA[partai keadilan sejahtera]]></category>
		<category><![CDATA[PKS]]></category>
		<category><![CDATA[SBY]]></category>
		<category><![CDATA[terdapat]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wayan.web.id/?p=785</guid>
		<description><![CDATA[Setelah PILEG (Pilihan Legislatif) selesai dilaksanakan,,,saatnya peperangan untuk merebut kursi kepresidenan akan dimulai (PILPRES)..(emang kayak makanan aja ya direbutin&#8230;. ). dari berbagai berita yang diberitakan oleh berbagai media massa terdapat banyak calon presiden yang akan bertempur untuk mendapatkan kursi kepresidenan&#8230;Wakilnya siapa ya&#8230;kok g da yang mau???he he he Cawapress Pilihan SBY&#8230; Partai demokrat memang sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://www.kompas.com/data/photo/2009/04/23/1940056p.jpg" alt="SBY" width="146" height="111" />Setelah PILEG (Pilihan Legislatif) selesai dilaksanakan,,,saatnya peperangan untuk merebut kursi kepresidenan akan dimulai (PILPRES)..(emang kayak makanan aja ya direbutin&#8230;. <img src='http://wayan.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' />  ). dari berbagai berita yang diberitakan oleh berbagai media massa terdapat banyak calon presiden yang akan bertempur untuk mendapatkan kursi kepresidenan&#8230;<strong>Wakilnya siapa ya&#8230;kok g da yang mau???he he he</strong></p>
<p><strong>Cawapress Pilihan SBY&#8230;</strong><span id="more-785"></span></p>
<p>Partai demokrat memang sudah secara terang-terangan akan mencalonkan SBY untuk menjadi <strong>CAPRES,,</strong>lalu kira-kira siapa ya yang akan dipilih <strong>SBY???</strong> dari berita yang di beritakan oleh <strong>KOMPAS</strong>, terdapat 6 <strong>CAWAPRES </strong>yang diajukan kepada SBY. dari ke 6 CAWAPRES tersebut terdapat 3 cawapres dari sebuah partai politik dan 3 cawapres dari kalangan non partai&#8230;.Siapa aja CAWAPRES itu???</p>
<p><strong>Cawapres </strong>dari kalangan partai politik adalah <strong>Hatta Radjasa</strong>, Menteri Sekretaris Negara yang merupakan kader <strong>Partai Amanat Nasional(PAN)</strong>;<strong> Hidayat Nur Wahid</strong>, Ketua MPR yang pernah menjadi Presiden <strong>Partai Keadilan Sejahtera (PKS)</strong>; dan <strong>Menko Kesra Aburizal Bakri</strong>e yang merupakan anggota Dewan Penasihat Partai <strong>Golkar.</strong></p>
<p>Sedangkan <strong>Cawapres </strong>dari kalangan non-partai politik adalah Pelaksana Jabatan Menko Perekonomian yang juga Menteri Keuangan <strong>Sri Mulyani Indrawati</strong>; Gubernur <strong>BI Boediono</strong>; serta mantan Kepala Badan Rehabilitasi dan Rekontsruksi (BRR) Aceh dan Kepulauan<strong> Nias Kuntoro Mangkusubroto</strong></p>
<p><strong>Siapa yang paling cocok ya mendapingi SBY???</strong></p>
<p>Memang susah untuk menentukan siapa yang berhak untuk mendapingi SBY menjadi CAPRES. memilih mereka yang berasal dar kalangan <strong>PARTAI POLITIK</strong> tentu CAWAPRES nya disusupi unsur-unsur kepentingan politik dari masing-masing partai. sedangkan dari kalangan non-partai malah semakin membingungkan,,hampir semuanya adalah pengelola keuangan <strong>NEGARA</strong> yang sudah identik dengan apa yang namanya <strong>KORUPSI.</strong> huh..jadi bingung,,,<strong>apa tidak ada yang lebih baik dari mereka?????</strong></p>
<p>menurut <strong>KAMU, Siapa yang COCOK&#8230;.??? <img src='http://wayan.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wayan.web.id/siapa-cawapres-pilihan-sby.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KPU Sosialisasikan PILPRES kepada para parpol..efektifkah??</title>
		<link>http://wayan.web.id/kpu-sosialisasikan-pilpres-kepada-para-parpolefektifkah.html</link>
		<comments>http://wayan.web.id/kpu-sosialisasikan-pilpres-kepada-para-parpolefektifkah.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2009 06:26:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wayan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[independent]]></category>
		<category><![CDATA[kambing hitam]]></category>
		<category><![CDATA[kelar]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[KPU]]></category>
		<category><![CDATA[KPU Sosialisasikan PILPRES kepada para parpol..efektifkah??]]></category>
		<category><![CDATA[PARPOL]]></category>
		<category><![CDATA[pemilihan umum]]></category>
		<category><![CDATA[perangkat komputer]]></category>
		<category><![CDATA[PILEG]]></category>
		<category><![CDATA[pilpres]]></category>
		<category><![CDATA[sosialisasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wayan.web.id/?p=694</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya KPU (Komisi Pemilihan Umum) berbicara soal pilihan presiden (PILPRES) yang kemungkinan akan dilaksanakan pada 8 juli mendatang. dalam sosialisasi ini KPU meminta maaf kepada para parpol atas terjadinya carut-marut pemilu legislatif 9 april 2009 kemarin dan skaligus mengajak para partai politik untuk saling bekerja sama guna meminimalisir kesalahan-kesalahan pada pemilu PILPRES 8 juli mendatang. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://pemilu.detiknews.com/images/content/2009/04/21/700/kpu.jpg" alt="kpu" width="200" height="221" />Akhirnya KPU (Komisi Pemilihan Umum) berbicara soal pilihan presiden (PILPRES) yang kemungkinan akan dilaksanakan pada 8 juli mendatang. dalam sosialisasi ini KPU meminta maaf kepada para parpol atas terjadinya carut-marut pemilu legislatif 9 april 2009 kemarin dan skaligus mengajak para partai politik untuk saling bekerja sama guna meminimalisir kesalahan-kesalahan pada pemilu PILPRES 8 juli mendatang.</p>
<p>hem..memang saat ini K{U adalah kambing hitam yang slalu disalahkan oleh semua pihak, seperti yang kita ketahui bahwa pemerintah sendiri telah menyatakan bahwa KPU itu <strong>INDEPENDENT </strong>dan bukan merupakan bagian dari pemerintah, hal ini dilakukan untuk mengurangi tingkat kecurangan pemilu 2009 ini&#8230;begitu kata bapak <strong>SBY.</strong> yang menjadi pertanyaan adalah, masalah <strong>PILEG </strong>kemarin termasuk sistem <strong>TABULASI DATA </strong>kemarin aja yang sudah menghabiskan dana yang besar belum kelar&#8230;terus ini malah mengurus maslaah yang lain..jadi bingung&#8230;karena seperti yang kita ketahui, permaslahan <strong>TABULASI DATA </strong>di KPU sendiri tidak dapat di atasi dan bahkan sekarang markasnya dipindahin&#8230;ujung2nya menyalhkan perangkat komputer (padahal perangkt kompna canggih2 smua&#8230;)&#8230;jadi bingung, perangkat komputer atau SDM dari KPU sendiri yang kurang canggih sehingga tidak bisa mengoperasikannya???? <img src='http://wayan.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> <span id="more-694"></span></p>
<p>untuk megatasi maslah <strong>Carut marut DPT</strong>, KPU dalam sosialisasi PILPRESS mengatakan akan menggunakan sistem penetapan DPT berdasarkan domisili. Dengan cara ini, Hafiz (ketua KPU) yakin semakin sedikit pemilih yang tidak terdaftar.  &#8220;Sekarang berbasis domisili , karena realita yang timbul ada orang yang nyata-nyata tinggal di satu tempat tapi KTP-nya tidak disitu, oleh karena  itu kita daftar di tempat domisili tapi harus dipastikan tidak dua kali  memilih,&#8221; tambah Hafiz</p>
<p>ya pada prinsipnya, kita rakyat kecil itu percaya dan berharap KPU menggunakan kepercayaan <strong>RAKYAT</strong> dengan baik dan tepat. KPU sudah banyak menggunakan uang rakyat dan diberi kepercayaan oleh rakyat, jadi sudah menjadi kewajiban bagi KPU dan anggotanya untuk memihak rakyat dan bukan memihak golongan atau elit tertentu&#8230;.so wajar kan kalau rakyat marah jika dibohongi dan dihabiskan uangnya&#8230; <img src='http://wayan.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wayan.web.id/kpu-sosialisasikan-pilpres-kepada-para-parpolefektifkah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fenomena Caleg stres dan meninggal setelah pemilu</title>
		<link>http://wayan.web.id/fenomena-caleg-stres-dan-meninggal-setelah-pemilu.html</link>
		<comments>http://wayan.web.id/fenomena-caleg-stres-dan-meninggal-setelah-pemilu.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 22:31:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wayan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[caleg]]></category>
		<category><![CDATA[Fenomena Caleg stres dan meninggal setelah pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[hasil pemilu sementara]]></category>
		<category><![CDATA[ikut]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu dan pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[itu]]></category>
		<category><![CDATA[legislatif]]></category>
		<category><![CDATA[mencari pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[parkir]]></category>
		<category><![CDATA[PARPOL]]></category>
		<category><![CDATA[pegadaian]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu 2009]]></category>
		<category><![CDATA[stres]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wayan.web.id/?p=606</guid>
		<description><![CDATA[Pemilu legislatif di tahun 2009 ini memang uniq, kenapa bisa dikatan uniq?karena pada PEMILU Legislatif 2009 pesetanya tidak hanya dari kalangan elit politisi dari sebuah partai. peserta caleg di PEMILU Legslatif 2009 ini dimulai dari Ulama&#8217;, Elit Politisi, Artis, Tukang Parkir bahkan tukang sampah pun tidak mau kalah dalam meramaikan Pemilu Legislatif 2009 ini. inilah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemilu legislatif di tahun 2009 ini memang uniq, kenapa bisa dikatan uniq?karena pada <strong>PEMILU </strong><strong>Legislatif</strong><strong> 2009 </strong>pesetanya tidak hanya dari kalangan elit politisi dari sebuah partai. peserta caleg<strong> di PEMILU Legslatif 2009</strong> ini dimulai dari Ulama&#8217;, Elit Politisi, Artis, Tukang Parkir bahkan tukang sampah pun tidak mau kalah dalam meramaikan <strong>Pemilu Legislatif 2009 </strong>ini. inilah kehebatan pemilu legislatif 2009, semua masyarakat ikut berpartispasi (meskipun secara ILMU dan PENGETAHUAN tidak mumpuni).<span id="more-606"></span></p>
<p>Saya sih pada prinsipnya setuju-setuju aja jika mereka para ARTIS, TUKANG SAMPAH, TUKANG PARKIR dan lain-lain ikut meramaikan pemilu ini, asalkan mereka mampu untuk mengemban amanat rakyat ini dan bukan sebagai ajang mencari pekerjaan (pemilu kok kayak mencari pekerjaan aja ya..he he). Ulama&#8217; dan politisi mungkin sudah teruji kredibilitasnya secara pengethuan (tentu tidak dengan kualitas mental korup dan sifat yang jelek lainnya&#8230;), lha kalau tukang parkir, tukang sampah???menurut saya mereka mengurus diri aja masih susah (bukan mau menghina ya&#8230;) apalagi mengurus masyarakat ini&#8230;.padahal masih banyak orang di Indonesia ini yang secara kualitas melebihi mereka, tapai tidak ikut berpartisipasi (karena mereka tau bahwa politik dan mengemban amanat rakyat itu berat bung&#8230;)</p>
<p>Seperti yang kita ketahui, tidak semua parpol yang mencalonkan CALEG itu mendanai para CALEGnya so para CALEG tersebut harus rela merogoh uang dari kantong masing2..klau ulama dan artis si mungkin da pada kaya (walaupun tidak banyak yang harus hutang sana-sini&#8230;.he), lha kalau tukang sampah dan parkir dapat uang dari mana???tentu pegadaian dan bank lah solusi mereka,so banyak yang stres bahkan meninggal setelah mengetahui hasil pemilu sementara (maklum, hartanya sudah habis dan hutang menumpuk untuk kampanyae), dan barusan saya melihat di berita sebuah stasiun televisi &#8220;Seorang Caleg mengambil televisi pemberiannya setelah kalah dalam pemilu legislatif 2009&#8243; <img src='http://wayan.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>yang perlu diingat bagi teman-teman adalah,bahwa dunia politik itu memang kejam dan penuh dengan dengan kebohongan, so tidak usah ikut2an berpolitik jika tidak mempunyai kemampuan itu, yah hitung2 antisipasi lah dari stres dan meninggal mendadak setelah pemilu seperti para CALEG kita <img src='http://wayan.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wayan.web.id/fenomena-caleg-stres-dan-meninggal-setelah-pemilu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akhir dari Pemilu yang selalu menyisakan kerusuhan</title>
		<link>http://wayan.web.id/akhir-dari-pemilu-yang-selalu-menyisakan-kerusuhan.html</link>
		<comments>http://wayan.web.id/akhir-dari-pemilu-yang-selalu-menyisakan-kerusuhan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 04:45:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wayan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[hasil pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[kecurangan pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[kekacauan pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[legimitasi pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati]]></category>
		<category><![CDATA[Parmusi]]></category>
		<category><![CDATA[PARPOL]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu 2009]]></category>
		<category><![CDATA[Pertemuan]]></category>
		<category><![CDATA[PPP]]></category>
		<category><![CDATA[prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[seperti]]></category>
		<category><![CDATA[surat suara]]></category>
		<category><![CDATA[Surya paloh]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wayan.web.id/?p=593</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 9 April kemaren setelah [emilu selesai dilaksanakan, terdengar berita di media televisi bahwa pemilu berjalan aman dan tertib. wah sempet bangga juga mendengar berita seperti itu, karena seperti yang kita tahu ketika akan dimulainya pemilu, banyak sekali yang memprotes PEMLIU 2009, ya mulai dari DPT, surat suara yang sobek dll.saya malah sempat berfikir, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wayan.web.id/wp-content/uploads/2009/04/logo-pemilu.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-594" src="http://wayan.web.id/wp-content/uploads/2009/04/logo-pemilu-163x300.jpg" alt="" width="98" height="180" /></a>Pada tanggal 9 April kemaren setelah [emilu selesai dilaksanakan, terdengar berita di media televisi bahwa pemilu berjalan aman dan tertib. wah sempet bangga juga mendengar berita seperti itu, karena seperti yang kita tahu ketika akan dimulainya pemilu, banyak sekali yang memprotes <strong>PEMLIU 2009,</strong> ya mulai dari DPT, surat suara yang sobek dll.saya malah sempat berfikir, Wah bangsa ini sudah mulai dewasa karena sudah bisa menerima kekalahan dengan baik (tidak seperti pemilu tahun-tahun sebelumnya yang penuh dengan kerusushan). hem..ternyata kabar itu tidak bertahan lama..huhhhhhhh..kenapa ya selalu begini??? setelah beberapa jam kemudian terdapat berita-berita tentang kecurangan di <strong>PEMILU 2009. </strong>salah satu berita-beritanya adalah sebagai berikut:<span id="more-593"></span></p>
<h1><strong></strong><strong>Pertemuan Mega Cs Ancam Legitimasi Pemilu (Okezone)<br />
</strong></h1>
<blockquote><p>Jika benar pertemuan sejumlah petinggi parpol besar di rumah Mega semalam dan hari ini membahas masalah kecurangan pemilu, maka itu akan sangat berbahaya.</p>
<p>Apalagi jika benar para petinggi parpol itu tengah menyusun rencana untuk membawa persoalan kecurangan ke jalur hukum.</p>
<p>&#8220;Kalau pertemuan itu bermuara pada upaya gugat hasil pemilu ini memang ancaman serius bagi legitimasi hasil pemilu, tapi kalau untuk jajaki koalisi tentu saja itu baik sehingga untuk memasuki tahap pemilu berikutnya bisa mulus karena proses koalisi berjalan lebih cepat,&#8221; ujar Kordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang ketika dihubungi <strong>okezone</strong>, Sabtu, (11/4/2009).</p>
<p>Ini akan menjadi persoalan serius ketika pertemuan antara pemimpin parpol ini akan bermuara pada penolakan hasil pemilu. &#8220;Kalau yang menggugat partai gurem <em>sih</em> <em>nggak </em>masalah, tapi kalau parpol besar bersatu dan menggugat itu bisa bahaya,&#8221;terangnya.</p>
<p>Sebastian menambahkan jika parpol besar samapi menggugat maka diprediksi tahapan pemilu selanjutnya yaitu pilpres akan terganggu. &#8220;Karena ini akan merepotkan dan ongkos yang akan ditanggung pasti besar,&#8221;tegasnya.</p></blockquote>
<h1><strong></strong><strong>Bahas Kecurangan Pemilu, Prabowo &amp; Paloh Temui Mega </strong></h1>
<blockquote><p>Setelah semalam dikunjungi Wiranto. Giliran dua tokoh politik nasional lain, yakni Prabowo Subianto dan Surya Paloh akan bertandang ke rumah Megawati Soekarnoputri pada hari ini.</p>
<p>Prabowo dan Surya tidak akan datang secara bersamaan ke rumah Megawati yang berlokasi di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Menurut informasi yang dihimpun, mantan Danjen Kopassus itu akan bertemu Megawati siang nanti sekira pukul 12.00 WIB</p>
<p>&#8220;Sekalian makan siang bersama, jadi ketemunya <em>pas</em> jam makan siang,&#8221; ujar Ketua Umum  Gerindra Suhardi saat dikonfirmasi <strong>okezone</strong> pada Sabtu (11/4/2009).</p>
<p>Menurut dia, pertemuan Prabowo dan Megawati hanya akan membicarakan masalah pemilihan umum yang baru saja dilaksanakan dan berbagai persoalan di dalamnya seperti masalah daftar pemilih tetap. &#8220;Yang jelas bukan bicara soal koalisi,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sementara itu, nanti malam, Surya Paloh dikabarkan akan mengunjungi putri proklamator tersebut untuk membicarakan masalah yang sama. Namun, belum diketahui pasti waktu kedatangan Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar itu.</p></blockquote>
<h1><strong></strong><strong>Suara Merosot, PPP Tuding Parmusi Menggembosi</strong></h1>
<blockquote><p>Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) Emron Pangkapi menuding merosotnya perolehan suara partai berlambang kakbah itu akibat penggembosan internal.</p>
<p>Menurut dia, penggembosan dilakukan oleh Persaudaran Muslimin Indonesia (Parmusi), salah satu unsur di PPP. &#8220;Perolehan suara kita tidak signifikan itu karena tidak maksimalnya ormas pendukung kita terutama dari Parmusi, bahkan dapat kita sebut sebagai penggembosan,&#8221; kata Emron di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat (10/4/2009).</p>
<p>Berdasarkan hasil <em>quick count </em>sejumlah lembaga survei, PPP mendapat suara sekira 5,3 persen, yakni berada di urutan enam. Sedangkan pada Pemilu 2004, PPP berhasil meraup 8,1persen suara dan berada di urutan ke empat.</p>
<p>Menurut dia, akibat penggembosan tersebut mengakibatkan mesin politik partai tidak berjalan maksimal. Penggembosan yang dimaksud yakni, sikap Parmusi yang membebaskan para kadernya menentukan pilihan politik. Selain itu, pihaknya menuding sejumlah pemimpin partai di tingkat nasional kurang bergerak maksimal dalam ikut membesarkan partai.</p>
<p>Emron mengklaim, jumlah perolehan suara yang didapatkan pada pemilu legislatif ini murni dari suara pendukung Ketua Umum DPP PPP, Suryadharma Ali. &#8220;Ketua Majelis pertimbangan partai kita, Pak Bachtiar Chamsyah yang dijadwalkan untuk berkampanye di beberapa tempat, beliau tidak turun, sehingga ini berpengaruh juga. Apakah kader yang seperti ini masih layak membawa-bawa nama partai,&#8221; sindirnya.</p>
<p>Emron yang juga kader Parmusi ini menyebut Bachtiar selalu menikam di tikungan. Saat PPP di bawah kendali Hamzah Haz, Bachtiar juga menyerukan kader Parmusi bebas memilih parpol manapun. Sedangkan saat PPP di bawah kendali Suryadharma Ali, Bachtiar kembali membuat ulah dengan tidak mau menjadi juru kampanye, padahal sudah dikirimi jadwal dan undangan resmi.</p>
<p>Menurut dia, kalau Bachtiar tidak setuju dengan salah satu petinggi PPP seharusnya tetap menunjukkan kecintaan kepada institusi partai. &#8220;Paling tidak belajarlah sama Akbar Tandjung. Meskipun beliau tidak sejalan dengan elite-elite Golkar, Akbar tetap berjuang untuk partai. Jangan menjadikan partai untuk tujuan pribadi. Saya sengaja baru bicara sekarang, karena pemilu sudah usai,&#8221; terang dia</p></blockquote>
<p>Dan masih banyak berita-berita lain yang menyangkut kecurangan dan kerusuhan di <strong>PEMILU 2009</strong>. saya yakin, jika partai-partai tersebut adlaah partai pemenang dalam <strong>PEMILU 2009 </strong>ini, pasti mereka tidak akan melakukan hal-hal tersebut apalagi hingga akan menggagalkan legimitasi pemilu.</p>
<p>yang jelas, bangsa ini harusnya bisa bersabar dan mulai menerima kekalahan serta mencontoh negara-negara lain yang sudah besar dalam menerima kekalahan. namanya <strong>PEMILU</strong> itu kan pertarungan, kalau pertaungan tidak ada yang menang dan kalah ya bukan <strong>PERTARUNGAN </strong>to pak. saya yakin, semua kerusuhan di rakyat kalangan bawah, pasti ulah mereka yang ada di kalangan elit atas. <strong>Tidak mungkin Rakayat Kalangan Bawah ikut-ikutan memprotes atau membuat kerusuhan kalau tidak didalangi, di bayar dan di suruh oleh elit-elit di atas.</strong> saat ini, kami hanya butuh contoh dari anda-anda yang berada di atas untuk memberikan contoh yang baik bagi kami yang berada di bawah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wayan.web.id/akhir-dari-pemilu-yang-selalu-menyisakan-kerusuhan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Politik Kita</title>
		<link>http://wayan.web.id/politik-kita.html</link>
		<comments>http://wayan.web.id/politik-kita.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 01:37:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wayan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[akan datang]]></category>
		<category><![CDATA[anggaran pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[hal]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[itu]]></category>
		<category><![CDATA[jika tidak]]></category>
		<category><![CDATA[jumlah penduduk]]></category>
		<category><![CDATA[KPU]]></category>
		<category><![CDATA[PARPOL]]></category>
		<category><![CDATA[pembuatan kertas]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[surat suara]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wayan.web.id/?p=505</guid>
		<description><![CDATA[Berpolitik merupakan hak bagi warga negara. Setiap warga negara memiliki kebebasan untuk ikut serta dalam kegiatanpolitik, baik dalam bentuk ikut dalam partai politik, menjadi pengamat saja, ataupun ikut serta dalam pemilihan umum. Semua itu dibebaskan oleh negara kita (Indonesia) yang menganut asas demokrasi. Membuat atau membentuk partai politik juga diperbolehkan oleh negara ini, namun belum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><span style="color: #333333">Berpolitik merupakan hak bagi warga negara. Setiap warga negara memiliki kebebasan untuk ikut serta dalam kegiatanpolitik, baik dalam bentuk ikut dalam partai politik, menjadi pengamat saja, ataupun ikut serta dalam pemilihan umum. Semua itu dibebaskan oleh negara kita (Indonesia) yang menganut asas demokrasi.</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="color: #333333">Membuat atau membentuk partai politik juga diperbolehkan oleh negara ini, namun belum tentu pembentukan itu akan disetujui. Bagi saya membentuk partai politik sah-sah saja, akan tetapi jika tidak ada arah yang jelas itu hanya akan menjadi hal yang sia-sia. Walaupun mungkin kita dapat memperoleh uang dari pembentukan partai politik, namun saya rasa hal itu hanya akan menambah penderitaan banyak orang. Bukan saja rakyat yang harus menjadi korban, namun orang-orang yang ada di kalangan ataspun bisa menjadi korban.<span id="more-505"></span></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="color: #333333">Bagaimana bisa orang di kalangan atas menjadi korban dari pembentukan partai?</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="color: #333333">Tentu masih kita ingat jelas atau mungkin masih kita rasakan bagaimana KPU sangat berat untuk melakukan sosialisasi tatacara pemilihan pada pemilu yang akan datang. Bukan hanya itu, jika kita lihat lebih jauh tentu KPU akan sangat berat dalam membuat peraturan pemilu yang akan datang. Belum lagi jika melihat banyaknya surat suara yang kurang sempurna cetakannya, tentu hal ini akan menjadi tugas berat bagi penyelenggara pemilu yang akan datang.</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="color: #333333">Bukan itu saja, banyaknya partai politik juga meningkatkan anggaran untuk penyelenggaraan pemilu. Coba bayangkan, kertas suara yang semula hanya berukuran tidak lebih dari 0,5m x 0,5m berangsur-angsur menjadi semakin besar. Jadi berapa banyak peningkatan kertas yang digunakan untuk kertas suara. Belum lagi jumlah penduduk yang semakin banyak, dan ditambah dengan adanya sistem contreng yang mewajibkan cetakan kertas suara harus sempurna. Kita sama tahu bahwa pembuatan kertas menggunakan kayu. Lantas berapa ratus atau ribu pohon yang harus ditebang guna membuat kertas suara? Berapa oksigen gagal diproduksi karena penebangan pohon tersebut? Berapa hutan yang akan hilang? Jadi berapa anggaran yang dihabiskan untuk penyelenggaraan pesta demokrasi yang pada kenyataannya hanya memasukkan para koruptor pada ladang uang. Apakah kita tetap akan mendukung hal-hal yang seperti itu?</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="color: #333333">Apakah tidak ada pihak yang diuntungkan?</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="color: #333333">Selalu saja ada untung dan rugi dalam segala hal. Banyak juga rakyat yang diuntungkan dengan adanya pemilu. Yang pasti untung besar adalah percetakan yang membuat kertas suara, selain itu juga produsen pembuat kertas yang mendapat order melimpah. Para pegawai pabrik yang mendapatkan banyak uang lembur mungkin. Pengusaha sablon atau percetakan bisa jadi mendapatkan banyak keuntungan dari ini.</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="color: #333333">Rakyat yang pandai dan tidak fanatik partai juga akan bisa meraup banyak keuntungan dari hal ini. Mulai dari menjadi massa bayaran dalam kampanye, atau sampai menjual suara. Ada pula orang yang meraup keuntungan dengan cara menjadi tim sukses dari beberapa partai atau caleg sekaligus. Jadi pesta demokrasi ini bukan saja menjadi pesta dari segala elemen bangsa, namun sudah bergerak menjadi ajang bisnis musiman bagi beberapa orang yang pandai memanfaatkannya. </span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="color: #333333">Demokrasi Kita</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="color: #333333">Demokrasi dianggap oleh bangsa kita bahwa pendapat terbanyak adalah yang menang. Bagi saya itu merupakan suatu kesalahan besar dalam pemahaman demokrasi kita. Saya rasa demokrasi akan lebih mengutamakan musyawarah mufakat dahulu, bukan segala hal langsung diputuskan dengan voting. Dalam demokrasi selalu diawali dengan musyawarah. Dari musyawarah akan didapatkan suatu keputusan bersama. Jika terdapat dua atau lebih pendapat, hal itu akan dipertimbangkan bersama baik buruknya. Setelah dipertimbangkan bersama akan ada beberapa pendapat yang akan digugurkan. Beberapa pendapat yang sama-sama banyak memberikan manfaat mungkin akan tetap ada, dan hal ini bisa diputuskan dengan suara terbanyak. Jadi keputusan dari suara terbanyak merupakan pilihan terhadap beberapa pendapat yang sudah disaring. Bukan seperti saat ini, yang segala sesuatunya langsung dengan suara terbanyak.</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="color: #333333">Bayangkan saja jika semua dilakukan dengan voting. Anggota dewan mengusulkan kenaikan gaji bagi mereka sendiri, tanpa ada pertimbangan sebelumnya langsung diadakan voting. Bagaimana? Setuju? </span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="color: #333333">Melihat pemilu yang terjadi di Indonesia dapat memberikan gambaran bagi saya, bagaimana pemahaman bangsa kita terhadap demokrasi. Kalau boleh berpendapat, rakyat Indonesia ini sebenarnya belum siap dengan gaya demokrasi yang seperti ini. Tentu kita banyak melihat bagaimana dua kubu bertikai gara-gara calon yang didukungnya kalah dalam pemilihan. Jika kita sadar akan demokrasi, tentu hal itu tidak akan terjadi. Saya rasa penyelenggaraan pemilu dilihat dari sisi baik dan buruk lebih banyak mendatangkan keburukan, karenanya jangan heran jika orang meninggalkan pemilu. Bukankah kita diajarkan untuk meninggalkan hal yang sia-sia. Sia-sia bukan berarti buruk, namun itupun sudah dianjurkan untuk ditinggalkan, apalagi hal-hal yang mendatangkan keburukan.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wayan.web.id/politik-kita.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Polusi itu bernama Kampanye, dan kampanye itu PEMBODOHAN</title>
		<link>http://wayan.web.id/polusi-itu-bernama-kampanye-dan-kampanye-itu-pembodohan.html</link>
		<comments>http://wayan.web.id/polusi-itu-bernama-kampanye-dan-kampanye-itu-pembodohan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2009 23:24:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wayan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[caleg]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[GOLPUT]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[lapangan pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[PARPOL]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[pilihan rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[saat]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wayan.web.id/?p=476</guid>
		<description><![CDATA[Saat pemilu merupakan saat-saat yang penting bagi sebuah negara dan rakyatnya, karena pilihan rakyat ini akan menentukan nasib dari rakyat dan sebuah bangsa selama periode pilihannya (5 tahun untuk negara indonesia). jika kita memperhatikan pentingnya pemilu ini memang sangat wajar buat kita rakyat INDONESIA untuk memilih calon wakil-wakil kita di DPR, DPRD, DPD dan partai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_477" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><a href="http://wayan.web.id/wp-content/uploads/2009/04/parpol.jpg"><img class="size-medium wp-image-477" src="http://wayan.web.id/wp-content/uploads/2009/04/parpol.jpg" alt="sampah kota" width="160" height="120" /></a><p class="wp-caption-text">sampah kota</p></div>
<p>Saat pemilu merupakan saat-saat yang penting bagi sebuah negara dan rakyatnya, karena pilihan rakyat ini akan menentukan nasib dari rakyat dan sebuah bangsa selama periode pilihannya (5 tahun untuk negara indonesia). jika kita memperhatikan pentingnya pemilu ini memang sangat wajar buat kita rakyat INDONESIA untuk memilih calon wakil-wakil kita di DPR, DPRD, DPD dan partai yang tetap sehingga tidak terjadi kesalahan-kesalahan yang sama (tapi apa mau dikata, sejarah di Negara ini selalu berulang).<span id="more-476"></span></p>
<p>Kampanye atau sosialisasi partai dan caleg ke masyarakat itu memang penting, tapi yang harus kita ingat dan kita pahami yang lebih dalam adalah &#8220;Pemilu itu untuk memajukan rakyat bukan merupakan ajang perebutan kekuasaan atau tempat mencari lapangan pekerjaan&#8221;. jika kita lihat kampanye-kampanye yang dilakukan oleh berbagai PARPOL dan para CALEG merupakan suatu pembodohan kepada rakyat, liat saja apa yang kita lihat saat kampanye, rakyat diajak berjoget, berarak keliling jalan hingga menyebabkan kemacetan dan bebagai akitvitas PARPOL dan CALEG lain yang sebetulnya itu sangat merugikan kita dan yang lebih membuat kita miris adalah &#8220;para simapatisan kampanye tersebut tidak paham dengan apa yang di Orasikan&#8221;, jadi apa yang mereka dapat????</p>
<p>Kampanye yang dilakukan di berbagai kota dan partai tidak lepas dengan apa itu yang disebut dengan Money politik. hal ini sudah tidak aneh lagi, manamungkin masyarakat rela datang dan memeriahkan kampanye sebuah partai dan meningglkan pekerjaanya jika mereka tidak diberikan upah yang pantas selama meninggalkan pekerjaannya meskipun tidak semuanya seperti itu tetapi menurut saya 90% Parpol melakukan <em>Money Politik</em>.  selama masa kampaye ini selain banyak kampanye terbuka PARPOL dan CALEG yang menyebakan kemacetan tetapi ada satu lagi yang membuat kita miris adalah banyaknya atribut-atriut yang beertebaran disepanjang jalan kota. memang miris, disaat rakyat kita kesusahan seperti ini mereka para CALEG dan PARPOL malah menghambur-hamburkan uang untuk mencari keuntungan, kekuasaan dan pekerjaan sebagai wakil kita&#8230;.huhhhhhhhh&#8230;..jika seperti ini apakah rakyat Indonesia berpesta???? lalu rakyat bagian mana yang berpesta?????</p>
<p>Himbaun saya kepada masyarakat ini adalah&#8230;hati-hati dan jangan sampai kita mengulangi kesalahan yang sama saat menentukan pilihan karena pemilu ini secara tidak langsung akan menentukan arah nasib kita. jangan pernah bersimpati dengan PARPOL yang mengatakan membela WONG CILIK atau janji-janji lain yang menggiurkan, karena sperti pengalaman-pengalaman yang kita beroleh yaitu banyak PARPOL dan CALEG yang berjanji tetapi mereka menghianati kita setelah mereka menjadi pimpinan di SENAYAN. saat ini kita hanya bisa bersabar dengan ulah para WAKIL kita yang menghianati kita dan meng eksploitasi kita rakyat kecil saat masa pemilu. So saatnya kita untuk mengubah nasib bangsa ini, gunakan hak pilih anda dengan baik dan jangan sampai salah dan kalu kita merasa ragu-ragu lebih baik GOL{UT aja deh dari pada pilihan kita malah akan membuat negeri INI hancur.</p>
<p>Regards <img src='http://wayan.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wayan.web.id/polusi-itu-bernama-kampanye-dan-kampanye-itu-pembodohan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

