Akhir dari Pemilu yang selalu menyisakan kerusuhan
Pada tanggal 9 April kemaren setelah [emilu selesai dilaksanakan, terdengar berita di media televisi bahwa pemilu berjalan aman dan tertib. wah sempet bangga juga mendengar berita seperti itu, karena seperti yang kita tahu ketika akan dimulainya pemilu, banyak sekali yang memprotes PEMLIU 2009, ya mulai dari DPT, surat suara yang sobek dll.saya malah sempat berfikir, Wah bangsa ini sudah mulai dewasa karena sudah bisa menerima kekalahan dengan baik (tidak seperti pemilu tahun-tahun sebelumnya yang penuh dengan kerusushan). hem..ternyata kabar itu tidak bertahan lama..huhhhhhhh..kenapa ya selalu begini??? setelah beberapa jam kemudian terdapat berita-berita tentang kecurangan di PEMILU 2009. salah satu berita-beritanya adalah sebagai berikut:
Pertemuan Mega Cs Ancam Legitimasi Pemilu (Okezone)
Jika benar pertemuan sejumlah petinggi parpol besar di rumah Mega semalam dan hari ini membahas masalah kecurangan pemilu, maka itu akan sangat berbahaya.
Apalagi jika benar para petinggi parpol itu tengah menyusun rencana untuk membawa persoalan kecurangan ke jalur hukum.
“Kalau pertemuan itu bermuara pada upaya gugat hasil pemilu ini memang ancaman serius bagi legitimasi hasil pemilu, tapi kalau untuk jajaki koalisi tentu saja itu baik sehingga untuk memasuki tahap pemilu berikutnya bisa mulus karena proses koalisi berjalan lebih cepat,” ujar Kordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang ketika dihubungi okezone, Sabtu, (11/4/2009).
Ini akan menjadi persoalan serius ketika pertemuan antara pemimpin parpol ini akan bermuara pada penolakan hasil pemilu. “Kalau yang menggugat partai gurem sih nggak masalah, tapi kalau parpol besar bersatu dan menggugat itu bisa bahaya,”terangnya.
Sebastian menambahkan jika parpol besar samapi menggugat maka diprediksi tahapan pemilu selanjutnya yaitu pilpres akan terganggu. “Karena ini akan merepotkan dan ongkos yang akan ditanggung pasti besar,”tegasnya.
Bahas Kecurangan Pemilu, Prabowo & Paloh Temui Mega
Setelah semalam dikunjungi Wiranto. Giliran dua tokoh politik nasional lain, yakni Prabowo Subianto dan Surya Paloh akan bertandang ke rumah Megawati Soekarnoputri pada hari ini.
Prabowo dan Surya tidak akan datang secara bersamaan ke rumah Megawati yang berlokasi di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Menurut informasi yang dihimpun, mantan Danjen Kopassus itu akan bertemu Megawati siang nanti sekira pukul 12.00 WIB
“Sekalian makan siang bersama, jadi ketemunya pas jam makan siang,” ujar Ketua Umum Gerindra Suhardi saat dikonfirmasi okezone pada Sabtu (11/4/2009).
Menurut dia, pertemuan Prabowo dan Megawati hanya akan membicarakan masalah pemilihan umum yang baru saja dilaksanakan dan berbagai persoalan di dalamnya seperti masalah daftar pemilih tetap. “Yang jelas bukan bicara soal koalisi,” terangnya.
Sementara itu, nanti malam, Surya Paloh dikabarkan akan mengunjungi putri proklamator tersebut untuk membicarakan masalah yang sama. Namun, belum diketahui pasti waktu kedatangan Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar itu.
Suara Merosot, PPP Tuding Parmusi Menggembosi
Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) Emron Pangkapi menuding merosotnya perolehan suara partai berlambang kakbah itu akibat penggembosan internal.
Menurut dia, penggembosan dilakukan oleh Persaudaran Muslimin Indonesia (Parmusi), salah satu unsur di PPP. “Perolehan suara kita tidak signifikan itu karena tidak maksimalnya ormas pendukung kita terutama dari Parmusi, bahkan dapat kita sebut sebagai penggembosan,” kata Emron di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat (10/4/2009).
Berdasarkan hasil quick count sejumlah lembaga survei, PPP mendapat suara sekira 5,3 persen, yakni berada di urutan enam. Sedangkan pada Pemilu 2004, PPP berhasil meraup 8,1persen suara dan berada di urutan ke empat.
Menurut dia, akibat penggembosan tersebut mengakibatkan mesin politik partai tidak berjalan maksimal. Penggembosan yang dimaksud yakni, sikap Parmusi yang membebaskan para kadernya menentukan pilihan politik. Selain itu, pihaknya menuding sejumlah pemimpin partai di tingkat nasional kurang bergerak maksimal dalam ikut membesarkan partai.
Emron mengklaim, jumlah perolehan suara yang didapatkan pada pemilu legislatif ini murni dari suara pendukung Ketua Umum DPP PPP, Suryadharma Ali. “Ketua Majelis pertimbangan partai kita, Pak Bachtiar Chamsyah yang dijadwalkan untuk berkampanye di beberapa tempat, beliau tidak turun, sehingga ini berpengaruh juga. Apakah kader yang seperti ini masih layak membawa-bawa nama partai,” sindirnya.
Emron yang juga kader Parmusi ini menyebut Bachtiar selalu menikam di tikungan. Saat PPP di bawah kendali Hamzah Haz, Bachtiar juga menyerukan kader Parmusi bebas memilih parpol manapun. Sedangkan saat PPP di bawah kendali Suryadharma Ali, Bachtiar kembali membuat ulah dengan tidak mau menjadi juru kampanye, padahal sudah dikirimi jadwal dan undangan resmi.
Menurut dia, kalau Bachtiar tidak setuju dengan salah satu petinggi PPP seharusnya tetap menunjukkan kecintaan kepada institusi partai. “Paling tidak belajarlah sama Akbar Tandjung. Meskipun beliau tidak sejalan dengan elite-elite Golkar, Akbar tetap berjuang untuk partai. Jangan menjadikan partai untuk tujuan pribadi. Saya sengaja baru bicara sekarang, karena pemilu sudah usai,” terang dia
Dan masih banyak berita-berita lain yang menyangkut kecurangan dan kerusuhan di PEMILU 2009. saya yakin, jika partai-partai tersebut adlaah partai pemenang dalam PEMILU 2009 ini, pasti mereka tidak akan melakukan hal-hal tersebut apalagi hingga akan menggagalkan legimitasi pemilu.
yang jelas, bangsa ini harusnya bisa bersabar dan mulai menerima kekalahan serta mencontoh negara-negara lain yang sudah besar dalam menerima kekalahan. namanya PEMILU itu kan pertarungan, kalau pertaungan tidak ada yang menang dan kalah ya bukan PERTARUNGAN to pak. saya yakin, semua kerusuhan di rakyat kalangan bawah, pasti ulah mereka yang ada di kalangan elit atas. Tidak mungkin Rakayat Kalangan Bawah ikut-ikutan memprotes atau membuat kerusuhan kalau tidak didalangi, di bayar dan di suruh oleh elit-elit di atas. saat ini, kami hanya butuh contoh dari anda-anda yang berada di atas untuk memberikan contoh yang baik bagi kami yang berada di bawah.
Lowongan Terkait:
- Pemilu Legislatif sudah selsesai, saat menerima hasil dengan lapang dada Kemarin tepatnya tanggal 9 April 2009 kita warga negara Indonesia...
- Pesta Demokrasi, Rakyat Bagian Mana yang Berpesta?? Pemilu…huh, menjelang akan digelarnya pemilihan umum akbar (Pemilu) di Negeri...
- Polusi itu bernama Kampanye, dan kampanye itu PEMBODOHAN Saat pemilu merupakan saat-saat yang penting bagi sebuah negara dan...
- Politik Kita Berpolitik merupakan hak bagi warga negara. Setiap warga negara memiliki...
- KETIKA TIDAK MEMILIH MENJADI SEBUAH PILIHAN Pernah saya mendengar suatu ungkapan Jangan pernah diam atau tidak...
Salam kenal
Ya begitulah romantika PEMILU…hehehe
kayaknya kita mesti banyak belajar..